,

Mainan Anak Tradisional Yang Sudah Mulai Ditinggalkan

Di era modern dimana arus informasi begitu cepat seperti sekarang ini, mungkin sudah banyak anak – anak kita yang lupa dengan permainan – permainan tradisional. Mereka mungkin akan lebih gamblang untuk memilih permainan seperti komputer dan remote control ketimbang memilih mainan anak tradisional seperti kelereng, bekel, dakon dsb. Hal tersebut tidak bisa kita salahkan, karena memang waktu ini terus bergerak maju dan kehidupan pun berkembang begitupun dengan jenis mainan anak yang beredar di seluruh dunia.

Namun demikian bukan berarti hal tersebut membuat kita melupakan akar dan budaya kita sebagai bangsa yang besar. Anak – anak kita tidak ada salahnya untuk kita kenalkan kembali dengan mainan anak tradisional yang pada eranya sangat – sangat menjadi trend. Sebut saja permainan kelereng, atau mungkin sebagian orang mengenalnya dengan istilah gundu. Dengan berbekal bola – bola berukuran kecil yang terbuat dari marmer, kita sudah dapat bermain dengan teman – teman sebaya. Ada lagi permainan dakon, sebagian orang mengenalnya dengan nama congklak. Satu hal lagi yang mungkin sangat – sangat fenomenal adalah layangan. Permainan yang satu ini seperti tidak mengenal usia, dari anak – anak hingga orang dewasa pun sangat senang bermain layangan.

Sebetulnya mainan anak tradisional tidaklah kalah jika dibandingkan dengan permainan – permaian anak saat ini. Setiap permainan pasti memiliki tingkat keasyikan dan unsur kreativitas jika kita menyadarinya. Satu hal yang harus dipertahankan adalah jangan sampai permainan – permainan ini hilang ditelan jaman dan tidak ada lagi yang melestarikannya. Karena bangsa yang besar tidak akan pernah melupakan budayanya. Termasuk permainan tradisional, karena ia adalah buah pemikiran yang harus tetap kita jaga hingga anak cucu kelak.