6 Aktifitas Untuk Balita Aktif Bergerak

6 Aktifitas Untuk Balita Aktif Bergerak
Aktif bergerak secara terarah dan bertujuan, akan membuat tubuh balita sehat. Banyak aktifitas sehat yang bisa dilakukan balita untuk aktif bergerak.

1. Bersepeda.
Waktu: setelah mandi sore.
Melatih:
– Otot lengan dan kaki. Sisitem kardiorespiratori: jantung dan pernapasan.
– Keseimbangan.
Perlengkapan:
– Sepeda roda tiga atau roda dua dengan roda bantu.
– Helm.
Keamanan:
– Jalan komplek yang mulus dan sepi dari kendaraan.
– Helm yang ringan karena otot leher anak belum sanggup menahan beban berat.

2. Jungkir Balik
Waktu: Jelang makan siang.
Melatih:
– Otot tangan, lengan, kaki dan perut.
– Keseimbangan dan koordinasi tubuh.
– Kelenturan.
Perlengkapan: Mataras
Keamanan:
– Pilih lokasi dengan permukaan rata.
– Pastikan tidak ada benda keras atau yang mudah pecah di sekitar matras, seperti meja atau lemari kaca.

3. Meniti.
Waktu: Setelah sarapan.
Melatih:
– Keseimbangan dan ketangkasan.
– Koordinasi otot motorik kaki dengan indera penglihatan.
Perlengkapan: Balon titian atau opembatas taman.
Kemanan:
– Balok titian tidak terlalu tinggi (sekitar 30 cm) dari permukaan lantai.
– Di lokasi bermain, pastikan tak ad abend atajam atau pecah belah yang dapat membahayakan balita.

4. Lempar Tangkap Balon.
Waktu: Jelang tidur siang.
Melatih:
– Otot-otot tangan, kaki dan batang tubuh.
– Koordinasi gerak mata, dan anggota tubuh.
Perlengkapan: Balon ditiup berukuran sedang.
Kemanan; SIngkirkan benda tajam atau pecah belah yang ada di sekitar area bermain.

5. Dansa.
Waktu: Jelang tidur siang.
Melatih:
– Otot tungkai (betis dan paha), tangan dan perut.
– Koordinasi gerak mata dan anggota tubuh.
– Sistem kardirespiratoriL jantung dan pernapasan.
Perlengkapan:
– Bermacam irama musik, cepat maupun lambat.
– Anda sebagai partner dansa anak.

6. Lompa-Lompat
Waktu: Jelang makan siang
Melatih:
– Otot tungkai (betis dan paha), perut dan punggung.
– Sistem kardiorespiration: jantung dan pernapasan.
– Keseimbangan.
Perlengkapan: Trompolin.
Keamanan:
– Pilih lokasi yang permukannya rata.
– Pastikan tidak ada benda tajam atau benda yang mudah pecah di sekitar matras seperti meja atau lemari kaca.

Meski lelah mengikuti geraknya, Anda tak lantas diam di sofa empuk di ruang susuk. Anda mengikuti dan mengamati gerak balita karena Anda paham betul dengan aktif bergerak balita tumbuh sehat.